Agen Bola

Arsenal, Chelsea dan City Inkonsisten, Ini Saatnya Arsenal Juara

Berita Bola, LONDON ~  Kemenangan atas Manchester City di pekan ke-17 Premier League membuat Arsenal disebut-sebut sebagai kandidat juara Premier League. Apalagi, tim besar lainnya sedang menunjukkan laju yang inkonsisten.

Arsenal sudah terlalu lama tak juara lagi. Trofi liga didapatkan terakhir kali di musim 2003/2004. Padahal mereka rutin meraih tiket Liga Champions. Boleh dibilang laju The Gunners tak buruk-buruk amat. Mereka juga masih mampu membuktikan diri sebagai tim terbaik di Piala FA dua musim belakangan.

Laju Arsenal musim ini juga cukup bagus. Arsenal ada di urutan kedua papan klasemen sementara. Mereka bersaing dengan Leicester City yang mendiami puncak. Kedua tim berjarak dua poin, Arsenal 36 dan Leicester 38.

Kendati Arsenal ada di urutan kedua, tapi bursa taruhan menjagokan tim besutan Arsene Wenger itulah yang bakal jadi juara. Statistik juga mendukungnya. Opta mencatat Arsenal selalu memenangi Liga Inggris saat berada di posisi runner-up saat Natal.

Laju tim-tim besar lain juga menjadi penyebab lainnya. Faktanya, City baru saja dikalahkan 1-2. Begitu pula Leicester yang mendiami puncak klasemen kandas 5-2 di tangan Arsenal.

Juara bertahan, Chelsea, malah tercecer di papan bawah. MU sudah lepas dari posisi keempat dan situasi ruang ganti sedang kurang sip. Liverpool bersama Juergen Klopp juga belum bisa menyodok ke urutan empat besar.

Mantan manajer City, Stuart Pearce, menilai dengan modal itu sudah semestinya Arsenal menjadi juara musim ini.

“Hasil pertandingan di hari Senin (Selasa WIB) menunjukkan kalau Manchester City tak konsistensi untuk menjaga kemenangan di liga musim ini dan Arsenal paling stabil di antara klub-klub lainnya saat ini,” kata Pearce seperti dikutip Daily Star.

“Mereka memenangkan Piala FA dua tahun beruntun, mereka memiliki stadion yang sip dan lapangan latihan yang juga bagus. Keuangan meraka juga sip dan mereka konsisten dengan manajer yang itu-itu saja.

“Saya rasa ini menjadi momen Arsenal untuk meraih titel. Itu ditunjang dengan penampilan tim-tim lain yang menurun. Chelsea sedang semikrisis dan Manchester United goyang. Saya rasa Wenger dengan timnya sedang di ambang penciptaan dinasti klub,” ucap dia.