Berita Bola,Bintang timnas Wales Gareth Bale, dipaksa menelan ludah dengan kekalahan dari Inggris di Piala Eropa 2016, Kamis 16 Juni 2016. Penyerang Real Madrid, itu melontarkan setidaknya dua pernyataan pedas pada timnas Inggris, beberapa hari sebelum pertandingan.

“Saya tidak punya simpati untuk Wales,” kata Roy Hodgson setelah pertandingan, yang dikutip Panduan Bermain Judi Online pada Jumat 17 Juni. Bale mengatakan timnas Inggris sebagai gerombolan orang, yang tidak punya patriotisme cukup tinggi, setelah the Three Lions ditahan imbang Rusia 1-1.

Beberapa hari kemudian, mantan pemain Tottenham Hotspur itu membuat pernyataan lebih keras, bahwa tidak ada pemain Inggris yang layak masuk timnas Wales. Dia juga melontarkan kalimat serupa untuk memprovokasi Atletico Madrid jelang final Liga Champions.

Bale beruntung mulut besarnya tidak menjadi senjata makan tuan di Italia. Dia berhasil membantu Real Madrid meraih trofi ke-11 Liga Champions, akhir Mei lalu. Situasi serupa hampir terulang, saat Bale menjebol gawang Joe Hart lewat tendangan bebas di babak pertama.

Tetapi, Inggris bangkit dengan Daniel Sturridge dan Jamie Vardy sebagai penyelamat. Dua striker yang diturunkan berbarengan dari bangku cadangan itu masing-masing membuat satu gol yang memberi kemenangan 2-1 bagi Inggris.

Bale hanya memberikan komentar singkat seusai pertandingan. “Itu sangat mengecewakan, tapi saya sangat bangga dengan semua orang (di timnas Wales). Kami sudah memberikan segalanya. Kami masih berasa kuat. Turnamen belum selesai dan kami akan bermain di laga selanjutnya dengan lebih kuat.”