BERITA BOLA, Dituduh Lakukan Pendekatan Ilegal, Liverpool Kemungkinan Terbebas dari Sanksi Liga Inggris

Liverpool berupaya menghindari proses disipliner dari Liga Inggris setelah dituduh Southampton melakukan pendekatan ilegal untuk mendapatkan bek tangguh mereka, Virgil van Dijk.

Liverpool mengakhiri ketertarikan mereka pada bek tengah asal Belanda tersebut dan secara terbuka meminta maaf kepada Southampton awal bulan ini setelah media Inggris melaporkan bahwa klub pantai selatan tersebut telah mengeluh ke Liga Inggris mengenai usaha mereka untuk menandatangani kontraknya.

Baik Times maupun LinkAlternatif SBOBET melaporkan pada hari Selasa bahwa liga telah melakukan penyelidikan awal terhadap perselisihan tersebut dan menyimpulkan bahwa tidak ada cukup bukti untuk meluncurkan proses persidangan formal.

Liga Inggris menolak untuk mengomentari masalah ini, namun seorang sumber mengatakan bahwa situasinya tidak mungkin berubah mengingat tidak ada informasi baru yang terungkap.

[ Baca Juga : ” Kata-kata Allegri Redam Spekulasi Hengkang Bonucci ” ]

Aturan ketat mengatur transfer, dimana klub dapat menegosiasikan persyaratan dengan pemain hanya jika mereka berada di luar kontrak atau biaya transfer telah disetujui oleh penjual. Undang-undang tersebut juga mengatur pendekatan tidak langsung melalui perantara.

Southampton secara konsisten mengatakan bahwa mereka tidak berniat menjual Van Dijk, yang bergabung dari Celtic seharga 13 juta pound (16,57 juta dolar AS) pada bulan September 2015 dan menandatangani kontrak baru selama enam tahun pada tahun 2016.

Keluhan klub pantai selatan tersebut dilakukan setelah media Inggris melaporkan bahwa pemain tersebut telah mengatakan kepada tim manajer Liverpool, Juergen Klopp bahwa dia ingin bergabung dengan timnya.

Liverpool secara teratur menjarah sejumlah pemain Southampton pada musim terakhir dengan mantan pemain Saints Adam Lallana, Dejan Lovren, Sadio Mane dan Nathaniel Clyne yang saat ini bermain di Anfield.

Klub Merseyside telah melanggar peraturan transfer tahun ini dan dilarang pada bulan April untuk menandatangani kontrak pemain Academy dari klub Inggris lainnya selama dua tahun setelah melakukan pendekatan ilegal untuk pemain berusia 12 tahun yang terikat dengan Stoke City.