BERITA BOLA, Duh! Tampil di Piala Super Eropa, Manchester United dan Jose Mourinho Sama-Sama Selalu Sial

Manchester United harus mengubur impian mereka membuka musim 2017-2018 dengan raihan trofi. Tampil di Piala Super Eropa 2017 kontra Real Madrid, Setan Merah asuhan Jose Mourinho takluk 1-2 di Skopje, Makedonia dini hari tadi WIB.

Ajang Piala Super Eropa pun dipastikan kerap menghadirkan kesialan bagi Man United dan Mourinho. Bagi Man United mereka tak bisa menambah koleksi trofi mereka di ajang ini yang baru satu.

Di tiga penampilan terakhir mereka di Piala Super Eropa, Man United selalu kalah! Pada edisi 1999 usai meraih treble winner yang amat terkenal itu, Setan Merah asuhan Sir Alex Ferguson takluk dari sang juara Piala UEFA, Lazio dengan skor 0-1.

Sementara di edisi 2009, Man United sebagai juara Liga Champions secara mengejutkan takluk dari Zenit Saint Petersburg dengan skor 1-2. Dan yang teranyar, Manchester Merah ditekuk Real Madrid, juga dengan skor 1-2.

[ Baca Juga : ” Tanggapi Ketertarikan Mourinho terhadap Bale, Ini Komentar Zidane ” ]

Di sisi lain seperti dilansir oleh LinkAlternatif SBOBET, Mourinho juga tercatat selalu kalah di tiga partai Piala Super Eropa yang dijalaninya. Pertama bersama FC Porto pada 2003, Mourinho harus rela melihat AC Milan keluar sebagai juara setelah timnya kalah 0-1.

Setelah itu bersama Chelsea pada 2013. Di awal periode keduanya bersama Chelsea ini, Mourinho memimpin The Blues sebagai juara Liga Eropa menghadapi Bayern Munich sang kampiun Liga Champions.

Belum ditakdirkan, Juan Mata dan kolega menyerah melalui adu penalti setelah menjalani babak tambahan waktu dengan skor alot 2-2. Dan yang paling anyar, Mourinho harus mengakui keunggulan Real Madrid asuhan Zinedine Zidane. Well, trofi Piala Super Eropa pun jadi satu-satunya trofi yang belum diraihnya selama berkecimpung sebagai pelatih kepala di dunia sepakbola.

Sedangkan bagi Man United, satu-satunya trofi Piala Super Eropa yang mereka raih sepanjang sejarah adalah pada edisi 1991. Kala itu, Setan Merah yang berstatus juara Piala Winners mengalahkan Red Star Belgrade yang sukses menjuarai Liga Champions 1990-1991.