Berita Bola, Josep Guardiola mengaku sangat beruntung memiliki Kevin de Bruyne. Gelandang asal Belgia itu disebutnya menjadi salah satu pemain terbaik yang pernah dilatih, meski tidak selevel Lionel Messi.

Bukan cuma Sergio Aguero yang tampil mengilat setelah Josep Guardiola datang ke City di musim panas lalu. Juga tengah berada di puncak performanya pada awal musim ini adalah Kevin de Bruyne.

De Bruyne mencetak gol pembuka saat City menggilas Bournemouth 4-0, Sabtu (17/9/2016) malam WIB. Tapi kontribusi pesepakbola 25 tahun itu tak berhenti pada gol yang dia lesakkan. Mantan Chelsea dan VfL Wolfsburg menjadi kreator terciptanya dua gol yang dibuat Kelechi Iheanacho dan Raheem Sterling dengan key pass-nya. Sementara pada gol yang dibuat Ilkay Gundogan, De Bruyne adalah pemberi assist.

Statistik Squawka menunjukkan betapa besarnya peran De Bruyne. Dua gol dia lesakkan di lima pertandingan liga musim ini, di mana dalam kurun itu dia berhasil menciptakan 17 peluang (termasuk 3 assist). Akurasi umpan De Bruyne mencapai 84%.

“Dia menghasilkan semuanya. Tanpa bola dia adalah pejuang pertama, dan saat menguasai bola jelas kalau dia bisa melihat banyak hal. Dia memutuskan apa yang akan dia lakukan di saat yang tepat. Dia selalu melakukan itu,” ucap Guardiola kepada Bintangbola.co.

“Kadang Anda harus melepaskan umpan di sentuhan pertama, kadang Anda harus mengendalikan lebih dulu (bola). Kadang Anda harus agresif dengan bola. Setiap saat dia membuat keputusan yang tepat,” lanjutnya.

Meski periode kerjasama dengan De Bruyne baru berjalan singkat, Guardiola menyebut kalau pemainnya itu adalah salah satu yang terbaik yang pernah dia latih.

“Saya beruntung, kami semua gembira. Semoga dia bisa enjoy bersama kami untuk memainkan sepakbolanya yang luar biasa.”

“Dia salah satu yang terbaik (yang pernah saya latih). Messi bisa duduk sendiri di mejanya, tidak ada orang lain yang bisa duduk bersamanya. Tapi ada meja di samping Messi, Kevin bisa duduk di sana. Tak diragukan lagi,” lanjut Guardiola di Agent SBOBET Terbaik.