Berita Bola,  Gol Messi Dianulir, Liga Spanyol Ketinggalan Zaman

Presiden RFEF (PSSI-nya Spanyol), Juan Luis Larrea membahas gol Lionel Messi yang dianulir wasit pada laga Valencia vs Barcelona di Liga Spanyol pekan 13, Senin 27 November 2017 dini hari WIB. Larrea tidak menyalahkan wasit Ignacio Iglesias yang enggan mensahkan gol Messi. Ia menilai wasit tidak bisa melihat keseluruhan pertandingan. Karena itu, teknologi harus diterapkan di Liga Spanyol.

Di laga Valencia vs Barcelona, Messi melepaskan sepakan keras kaki kiri ke arah gawang Los Che –julukan Valencia– pada menit 30 pertandingan. Saat itu bola memang dapat ditepis Norberto Neto, namun si kulit bulat terus meluncur dan melewati garis gawang.

{ Baca juga : ” Manchester United Hadapi Watford, Mourinho: Mereka Berkembang Pesat ” }

Hal itulah yang kemudian memunculkan kontoversi dan menimbulkan komentar dari banyak pihak. Liga Spanyol adalah satu-satunya liga top Eropa yang belum menggunakan teknologi canggih yang sudah diberlakukan di berbagai liga besar Benua Biru lainnya. Teknologi canggih yang dimaksud ialah Video Assistant Referee (VAR) dan Hawk Eye.

Hawk-Eye merupakan teknologi yang digunakan untuk membantu wasit dalam memantau situasi di gawang, terutama saat ada kejadian gol. Jika bola sudah masuk gawang, jam tangan khusus yang dikenakan wasit akan memperlihatkan tulisan gol.

Kemudian, Video Assistant Referee (VAR) juga merupakan teknologi video untuk membantu wasit. Teknologi VAR bekerja dengan memakai dua video yang memonitor peristiwa di lapangan sehingga membantu kerja wasit dalam menilai suatu pelanggaran maupun insiden di lapangan lainnya. Sebut saja pengesahan gol (melewati garis gawang atau tidak, dalam posisi offside atau tidak), keputusan penalti, kartu merah, dan untuk menentukan pelanggaran.

Namun, Liga Spanyol belum memberlakukan kedua teknologi tersebut. Larrea mengakui, mereka harus mulai menerapkannya di Spanyol.

“Wasit tidak dapat melihat semuanya, tapi kami juga berusaha menerapkan teknologi itu di tahun depan,” ujar presiden RFEF, dikutip dari Link Alternatif Maxbet, Rabu (29/11/2017).

Presiden berusia 64 tahun itu juga menekankan bahwa bukan tanggung jawabnya untuk mengatakan apakah wasit Ignacio Iglesias harus diskors atau tidak. “Ini adalah masalah bagi komite wasit dan saya tidak akan mengomentarinya,” pungkasnya.