Berita Bola, Judi Online– Legenda hidup Juventus, Pavel Nedved, menyebut penyesalan terbesar dalam kariernya sebagai pesepakbola. Pria berpaspor Republik Ceko itu mengatakan, tak pernah mendapat kesempatan berseragam Manchester United adalah penyesalan terbesar dalam hidupnya.

Selama berkarier di dunia sepakbola profesional, ada lima klub yang pernah dibela gelandang pemilik tendangan geledek. Sebut saja Viktoria Plzen, Dukla Prag, Sparta Praha, Lazio dan Juventus.

Hal itu berarti, pemain yang identik dengan nomor punggung 11 hanya bermain di dua liga yakni Ceko dan Italia. Puncak karier Nedved didapatkan saat membela Juventus dengan meraih dua titel scudetto dan satu gelar Serie B.

Berkat permainan apiknya, Nedved sempat mendapat tawaran Chelsea, namun ditolak Juventus. Saat itu Nedved berharap tawaran datang dari Manchester United.

Ketika Nedved sedang menjalani usia emas, atau di awal era 2000-an, Man United dibela pemain-pemain top dunia. Sebut saja David Beckham, Paul Scholes, Ryan Giggs hingga Ruud van Nistelrooy mentas di Stadion Old Trafford.

“Penyesalan? Penyesalan terbesar saya ialah tak pernah bermain untuk Manchester United. Saat masih aktif bermain, tak ada tawaran yang datang, hanya Chelsea yang memberi penawaran,” ujar Nedved mengutip dari Link Alternatif SBOBET, Rabu (12/10/2016).

“Saya suka generasi Paul Scholes dan Ryan Giggs, yang mana saya sangat mengagumi mereka. Saya sedikit iri kepada Karel Poborsky (rekan Nedved di Timnas Ceko) yang pernah bermain di Man United dan mendapat pengalaman luar biasa,” urai Nedved yang saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden Juventus.