Berita Bola Italia Dikalahkan Swedia di Leg Pertama Playoff Piala Dunia 2018, Legenda: Mereka Bermain Terlalu Lamban

Timnas Italia memang berpotensi gagal tampil di putaran final Piala Dunia 2018 Rusia. Pasalnya pada saat ini tim berjuluk Gli Azzurri tersebut tengah berada dalam kondisi tertinggal usai kalah 0-1 dari Swedia pada leg pertama babak playoff Piala Dunia 2018 Rusia.

Dalam pertandingan yang digelar di Friends Arena, Sabtu 10 November 2017, dini hari WIB, Italia sebenarnya mampu menguasai jalannya laga. Bahkan beberapa kali Italia mampu mengancam gawang Swedia yang dikawal oleh Robin Olsen.

{ Baca juga : ”  Putuskan Bertahan, Giroud: Petualangan Saya di Arsenal Belum Selesai! ” }

Namun sejumlah kans yang didapat para pemain Italia gagal dikonversi menjadi gol. Justru Swedia yang mampu mencuri gol lebih dahulu melalui lesakkan dari Jakob Johansson. Gol semata wayang dari Johansson pun akhirnya memberikan kemenangan untuk Swedia.

Mengetahui kondisi tersebut lantas mendapatkan komentar langsung dari salah satu pemain legendaris Italia, yakni Marco Tardelli. Ia pun membeberkan alasan utama kegagalan Italia meraih hasil baik dalam laga leg pertama playoff Piala Dunia 2018. Tardelli menyebut Italia bermain terlalu lamban di laga itu.

“Italia bermain jauh di bawah level yang diperlukan untuk pulang dari Swedia membawa hasil bagus. Saya melihat tim ini lambat, mudah terbaca dan mudah dilewati. Komplain kepada wasit merupakan perbuatan bodoh. Sebab ini adalah pertarungan untuk ke Piala Dunia, bukan sebuah laga amal,” ucap Tardelli, seperti dikutip dari Kampusbet, Senin (13/11/2017).

“Sungguh menjijikan mengatakan bahwa Italia takut dengan agresivitas para pemain Swedia. Apakah Anda mencoba memberitahu saya jika Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini dan Daniele De Rossi adalah pemain yang ditakuti karena mereka petarung?” lanjutnya.

“Akan tetapi pada kenyataannya, para pemain Swedia justru menunjukkan permainan dengan determinasi dan rapih, yang mana ini kebalikan dari penampilan Italia itu sendiri,” tuntas pria berusia 65 tahun tersebut.