Berita Bola, Portugal terseok di Piala Eropa 2016. Cristiano Ronaldo cs baru mengumpulkan dua poin dari dua pertandingan, yang membuat mereka tertahan di peringkat tiga. Hanya bisa imbang lawan tim debutan Islandia dan Austria yang tidak diunggulkan.

Dilansir dari Panduan Judi Online, Rabu 22 Juni 2016, bintang Barcelona yang dianggap sebagai pemain terbaik di dunia, itu bahkan gagal mengeksekusi penalti. Portugal terancam pulang lebih cepat, jika gagal mengalahkan Hungaria di pertandingan terakhir Grup F malam ini.

Ronaldo sudah empat periode membela timnas Portugal di Piala Eropa, sejak memulai debutnya di timnas senior pada 2003. Piala Eropa 2004 menjadi turnamen internasional pertamanya, yang diawali dengan kisah buruk pada laga perdana.

Portugal saat itu adalah tim favorit juara, yang diperkuat pemain-pemain dari generasi emas seperti Luis Figo, Rui Costa, dan Simao Sabrosa. Mereka menghadapi Yunani yang menjadi partai pembuka Piala Eropa 2004, pada 12 Juni 2004.

Hasilnya sangat mengejutkan, karena Portugal menyerah 1-2 dari Yunani, yang akhirnya keluar menjadi juara, dengan kembali mengalahkan Portugal 1-0 di final. Pada usia 31 tahun, Piala Eropa 2016 mungkin bakal jadi kesempatan terakhir Ronaldo.

Performanya dipastikan sudah jauh menurun pada usia 35 tahun, jika masih ingin masuk skuat Portugal untuk Piala Eropa 2020. Kalah dari Hungaria malam ini, akan melengkapi kisah Ronaldo di Piala Eropa. Dimulai dan diakhiri dengan mimpi buruk.