Berita Bola,  Mata Imbau Man United Move On dari Kekalahan Melawan Bristol City

Gelandang Manchester United, Juan Mata, mengaku timnya akan segera move on dari kekalahan memalukan yang diterimanya saat berhadapan dengan Bristol City pekan ini. The Red Devils –julukan Manchester United- mengalami kekalahan dengan skor 2-1 di Ashton Gate.

Kekalahan tersebut tentunya membuat langkah anak didik Jose Mourinho terhenti untuk dapat mencapai babak delapan besar Piala Liga Inggris. Artinya mereka harus melepaskan trofi yang telah mereka menangi pada Februari

Mata yang bertugas menjadi bek tengah memang absen dalam laga melawan Bristol City. Namun, ia mengaku akan segera bangkit dari kekalahan dan fokus untuk membantu Man United untuk berhadapan dengan Leicester City di kompetisi Liga Inggris.

{ Baca juga : ” Bawa Brasil Raih Medali Emas Olimpiade Rio, Gabriel Jesus Kagum dengan Performa Neymar ” }

“Ketika Anda bermain untuk klub seperti Manchester United, setiap kekalahan adalah sebuah pukulan besar bagi semua orang. Bagi para penggemar untuk Anda tapi terutama bagi kami. Kami menderita saat kami tidak memperoleh kemenangan karena ada standar tinggi dalam klub sepakbola ini untuk mencoba dan memenangkan setiap pertandingan,” ungkap Mata, menyadur dari Website Alternatif SBOBET, Jumat (22/12/2017).

“Tapi kami perlu memahami bahwa kekalahan adalah bagian dari olahraga dan itu juga merupakan bagian dari sepakbola. Hal tersebut bisa saja terjadi, jadi menurut saya ini bukanlah sebuah tragedi. Ini tentunya tidak baik sama sekali, tapi kami harus bisa menatap ke depan dan menerima semuanya,” sambungnya.

“Jelas saja, kami ingin memenangkan setiap pertandingan dan kami ingin melakukannya hingga akhir musim. Ini merupakan sebuah kompetisi yang harus kami menangi di Februari. Ini adalah cara yang baik untuk menghadapi awal musim dan mengangkat piala kemenangan di Wembley,” tuntasnya.

Setan Merah saat ini telah tersingkir pada empat dari tujuh pertandingan Piala Liga terakhir mereka melawan tim dari liga yang lebih rendah dari mereka.