Berita Bola, KeberhasilanĀ Timnas Prancis mencapai babak final Piala Eropa 2016 membuat seluruh publik Prancis merayakannya dengan suka cita. Hal tersebut juga berlaku untuk pemain bertahannya, Patrice Evra, yang ikut merayakan keberhasilan timnya.

Namun, Evra merayakannya dengan cara yang berbeda. Sang pemain veteran mengakui akan merayakannya dengan menangis, apa pun hasil dari final nanti.

Kemenangan di final yang akan digelar di Stade de France, akan membuat karier dari sang pemain semakin mengilap. Sedangkan kekalahan akan menjadi kegagalan untuk salah satu pemain paling berkomitmen dan kontroversi dalam sejarah sepakbola Prancis.

“Kita harus menjadi pemenang. Sekarang, ini harus diakhiri dengan trofi. Saya tidak pernah memenangkan apa pun bersama Prancis. Saya merasa itu adalah kegagalan untuk saya, noda di karier saya jika saya tetap seperti itu,” ujuar mantan pemain Manchester United seperti dilansir Panduan Judi Online.

“Saya bangga dengan rekan setim saya. Mereka akan membuat saya menangis dengan memenangkan Kejuaraan Eropa,” ujarnya.

Evra selangkah lagi bisa mewujudkan mimpinya memberi trofi untuk Prancis. Di partai puncak, Les Bleus harus bisa mengalahkan Portugal untuk meraih gelar juara Eropa kedua kalinya di negeri sendiri.