Berita Bola,  Meski Menang, Penampilan Liverpool saat Hadapi Bayern Dinilai Kurang Memuaskan

Hasil positif mampu didapat Liverpool ketika melakoni leg kedua babak 16 Besar Liga Champions musim 2018-2019. Menghadapi Bayern Munich, The Reds –julukan Liverpool berhasil menutup laga dengan kemengan 3-1 atas lawannya.

Dalam pertandingan yang digelar di Allianz Arena pada Kamis 13 Maret 2019 dini hari WIB, Liverpool memang tampil menekan sejak menit awal. Liverpool pun berhasil unggul lebih dahulu atas Bayern di menit ke-26 melalui gol dari Sadio Mane.

Bayern memang sempat menyamakan kedudukan setelah Joel Matip melakukan gol bunuh diri di menit ke-39. Tetapi Liverpool berhasil menyarangkan dua gol tambahan dari aksi Virgil van Dijk dan Mane. Kemenangan itu lantas membawa Liverpool melaju ke babak perempatfinal Liga Champions 2018-2019.

Liverpool vs Bayern Munich

[ Baca Juga : ” Emery Minta Bantuan Fans Arsenal saat Hadapi Rennes di Kandang ” ]

Meski pada akhirnya menang dan lolos ke babak berikutnya, performa Liverpool tidak begitu membuat salah satu legenda mereka Steve Nicol senang. Nicol berujar kemenangan Liverpool terbantu dengan buruknya performa Bayern pada laga tersebut.

“Saya ingin mengatakan Liverpool datang, bermain cerdik dan selalu berada di tempat yang tepat. Tetapi kenyataannya tidak seperti itu, saya justru menilai Bayern yang kebingungan,” jelas Nicol, seperti dikutip dari Link Alternatif SBOBET.

Liverpool vs Bayern Munich

“Di leg pertama mereka fokus ke pertahanan namun ketika bermain di kandang sendiri dan berstatus favorit, mereka seharusnya menggempur, tetapi itu tidak dilakukan. Mereka tidak menyerang, mereka hanya diam dan menunggu. Jika Anda melihat statistik, satu-satunya alasan mengapa mereka punya penguasaan lebih banyak adalah karena Liverpool selalu kehilangan bola,” sambungnya kepada Link Alternatif SBOBET.

“Itu tidak ada kaitannya dengan performa Bayern. Terkait penguasaan bola, saya pikir Liverpool sangat buruk. Terburuk yang pernah saya lihat. Tetapi itu juga membuktikan statistik tidak berarti apa-apa karena hal paling penting adalah skor akhir dan Liverpool menang 3-1,” tutup pria berusia 57 tahun itu.