Agen Casino

Agen Casino – ‘MU Punya Masalah di Lini Serang, Falcao Tak Bakal Dipertahankan’,

Performa Robin van Persie dan Radamel Falcao, ketika Manchester United berimbang dengan West Ham, dapat ponten merah. Akibat performa itu Falcao bahkan diprediksi mustahil dipertahankan MU selepas masa peminjamannya.

Dalam pertandingan di Upton Park, Minggu (8/2/2015), MU yang bermain dengan formasi variasi 4-4-2 menurunkan Van Persie dan Falcao sebagai duet penyerang. Mereka disokong oleh Angel di Maria, Wayne Rooney, dan Adnan Januzaj, dengan Daley Blind bermain tidak sejajar, alias sedikit ke belakang sebagai defensive midfielder, untuk menjembatani lini tengah timnya dengan barisan empat pemain bertahan ‘Setan Merah’.

West Ham tampil dengan formasi persis sama dengan MU, meskipun tuan rumah juga harus bermain tanpa Winston Reid dan James Collins di jantung pertahanan. Namun, lini serang MU gagal memanfaatkan hal itu. The Red Devils bahkan harus tertinggal lebih dulu melalui gol Cheikhou Kouyate di menit ke-49, sebelum Blind di menit-menit akhir menyelamatkan satu angka untuk tim tamu.

“Saya pikir Louis van Gaal punya masalah dengan lini serangnya,” kata Jamie Carragher, mantan pemain Liverpool yang kini menjadi pengamat dan komentator sepakbola, seperti dikutip Sky Sports.

“Saya tak melihat kemungkinan Falcao akan bertahan usai musim berakhir dan (masalah di) lini serang adalah sesuatu yang mesti benar-benar dipikirkan oleh Manchester United,” tambahnya.

Menurut Carragher, yang semasa bermain dulu tampil di lini bertahan, Falcao dan Van Persie sama sekali tidak memperlihatkan pergerakan dan usaha yang cukup untuk berusaha membuka pertahanan The Hammers. Hal itu terlihat semakin kentara ketika menengok performa dua ujung tombak West Ham.

“West Ham memperlihatkan kecepatan dan energi melalui (Diafra) Sakho dan (Enner) Valencia di babak pertama untuk bisa menembus pertahanan United. Tetapi Falcao dan Van Persie gagal memanfaatkan ruang yang sama. Mereka cuma berlari-lari kecil saja di lapangan, terutama Van Persie, berjalan pelan-pelan, dan mereka tidak cukup menyulitkan empat pemain bertahan West Ham,” sebut Carragher.

“Ketika United sedang membangun serangan dari sektor sayap, Falcao terlalu terpaku ke bola dan itu membuatnya mudah dikawal. Ia mestinya berlari-lari mencari celah. Tak ada pergerakan yang cukup dari dua penyerang itu, tak ada sprint, percikan semangat, atau energi dan itu kontras sekali dengan West Ham,” analisisnya.

Agen Casino

Sepanjang pertandingan tersebut, sebagaimana dicatat ESPN, MU total membuat enam tembakan tepat sasaran dari 18 percobaan. Dari jumlah tembakan tepat sasaran dari MU, tiga di antaranya dibuat oleh Van Persie yang total melepaskan empat tembakan. Sedangkan Falcao empat kali menembak tanpa ada satu pun yang mengarah ke bidang sasaran. Sementara West Ham, yang kalah penguasaan bola 41%-59%, juga mampu membuat enam shot on target seperti halnya MU, walaupun memiliki jumlah tembakan percobaan lebih sedikit–13 kali.

Menurut Carragher, apa yang ditampilkan Van Persie dan Falcao itu sama sekali tak cukup. Maka ia pun menyarankan Manajer MU Louis van Gaal untuk berusaha mendorong Rooney kembali ke posisi penyerang daripada menurunkannya pada sejumlah posisi di lini tengah seperti saat ini. Carragher pun mengingatkan bahwa lini depan MU saat ini lebih membutuhkan perhatian ketimbang lini belakang yang sebenarnya tak buruk-buruk amat karena baru kebobolan 23 alias menjadi tim terbaik ketiga Premier League dalam hal pertahanan.

“United punya masalah besar di lini serang. Semua orang menyebut United membutuhkan seorang bek tengah dan kacau secara defensif, tapi mereka justru punya salah satu catatan bertahan terbaik di liga. Banyak dari hal itu memang bergantung pada kiper, tapi masalah (lebih besar) ada di ujung lapangan dan saya tak melihat kemungkinan Falcao akan bertahan,” tegasnya.

“Posisi Rooney tidaklah tepat. Di kotak penalti lawan, ia cuma menyentuh bola sekali atau dua kali dan ia malah bermain seperti seorang gelandang bertahan. Anda jadi bertanya-tanya kenapa Van Gaal tidak memainkan Rooney di lini depan agar bisa berkreasi dan mencetak gol karena dua penyerang yang dimainkan, dengan minimnya pergerakan mereka, malah punya sentuhan lebih sedikit daripada De Gea dan itu benar-benar sudah menyimpulkan segalanya,” beber Carragher.

 

Kampusbet | Jendralpoker
Kami ada karena Anda

BBM : 2AE11015
SMS : +62 8788 7980 368
WhatsApp : +855 8731 8883
WeChat : KampusBet
YM : CSKampusbet@yahoo.com
Facebook : kampusbet
Twitter : Kampusbet
Google+ : Kampusbet