Berita BolaPolisi Klaim Penembak Rocket Flare Diduga Berasal dari Oknum Kelompok Suporter Persis Solo

Polres Metro Bekasi Kota mengklaim telah berhasil mendapat identitas pelaku terduga pembakaran rocket flare yang menewaskan suporter Indonesia Catur Juliantono (33). Insiden itu terjadi pada saat pertandingan sepakbola antara Timnas Indonesia vs Fiji di Stadion Patriot Chandrabaga, Sabtu 2 September 2017.

Menurut Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing, diduga pelaku merupakan salah satu orang dari oknum kelompok suporter Timnas Indonesia, asal Jawa Tengah yang menonton di tribun selatan.

“Untuk menangkap diduga pelakunya saat ini anggota kami sudah berangkat sore tadi, ke Solo lewat koordinasi bersama Ketua Pasoepati pendukung Persis Solo, saudara Prapto,” ungkap Link Alternatif Terbaru.

[ Baca Juga – Peragakan Permainan Atraktif, Belanda Kandaskan Bulgaria 3-1 di Amsterdam Arena ]

Selain itu, juga diakui Erna, guna memastikan pelakunya kini pihaknya juga masih menunggu hasil rekaman dari tayangan pertandingan yang disiarkan oleh pihak RCTI.

“Tidak hanya sampai di situ, kami juga terus kumpulkan info dari beberapa pendukung sepakbola lainnya yang menonton pertandingan kemarin, termasuk Jakmania terkait kejadian ini,” kata Erna.

Terakhir, Erna menambahkan, dari hasil olah TKP pihaknya telah menemukan sejumlah petunjuk seperti, barang bukti Cassing Hand Flare dan Pengaman Rocket Flare (suar tembak) ditemukan di Tribun Selatan dan Pipa Rocket Flare (lokasi korban) di tribun Ttimur.

“Untuk saat ini juga kami masih menunggu laporan Labfor Mabes Polri yang sedang melakukan penyelidikan atas barang bukti tersebut,” tandas Erna.