BERITA BOLA, Real Madrid vs Bayern Munich, Ibarat Final bagi Xabi Alonso

Laga Real Madrid vs Bayern Munich memang hanyalah fase perempatfinal Liga Champions 2016-2017. Namun, bagi Xabi Alonso yang merupakan gelandang Bayern Munich, laga itu bak partai final.

Tidak heran gelandang berusia 35 tahun berkata demikian. Alonso tentu tak ingin mengecewakan fans timnya yang sejak musim 2012-2013 tak pernah lagi melihat klub kesayangannya mengangkat trofi Si Kuping Besar.

Usai menjuarai Liga Champions pada musim tersebut, prestasi Bayern dalam tiga edisi setelahnya hanya menembus fase semifinal. Karena itu, jika tersingkir di perempatfinal musim ini, hal itu merupakan pencapaian terburuk dalam enam musim terakhir.

[ Baca Juga : ”  Alasan Arema FC Rekrut Pino Sebagai Marquee Player ” ]

Sekadar diketahui pada 2011-2012, Bayern lolos ke partai puncak sebelum akhirnya dikalahkan Chelsea lewat drama adu penalti. Sementara pencapaian terburuk Bayern terjadi pada musim 2010-2011, yang mana saat itu mereka ditundukkan Inter Milan di 16 besar.

Karena itu, kemenangan dengan selisih dua gol atau dengan skor 3-2 dan seterusnya wajib diraih Bayern di markas Real Madrid, Santiago Bernabeu. Hanya kemenangan dengan skor itu yang mampu meloloskan tim asuhan Carlo Ancelotti ke semifinal kompetisi antarklub Eropa paling prestisius itu.

“Fokus saya saat ini mencari cara untuk meraih kemenangan. Saya akan memberikan segalanya di partai final versi saya tersebut,” kata Alonso yang mengantarkan Madrid meraih trofi Liga Champions 2013-2014, mengutip dari laman resmi LinkAlternatif Terbaru, Selasa (18/4/2017).