BERITA BOLA, Ronaldo Terkena Sanksi Larangan Bermain, Silva: Hukuman Itu Tidak Bisa Dimengerti

Cristiano Ronaldo mendapat sanksi larangan bermain selama lima laga di pentas Liga Spanyol 2017-2018. Ronaldo dan Real Madrid dikenakan denda oleh Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) lantaran insiden mendorong wasit di leg pertama Piala Super Spanyol 2017 melawan Barcelona.

Hukuman itu bermula dari aksi CR7 -sapaan akrab Ronaldo- yang membuka jersey setelah mencetak gol dan melakukan diving jelang laga tersebut berakhir. Ronaldo pun harus membayar denda sebesar 3.005 euro atau sekira Rp47 juta.

Ronaldo tidak tampil membela Madrid di leg kedua Piala Super Spanyol 2017. Selanjutnya, ia juga absen saat timnya menjalani laga perdana Liga Spanyol musim ini melawan Deportivo La Coruna pada Senin 21 Agustus 2017.

Selanjutnya, Ronaldo masih harus absen dalam lanjutan Liga Spanyol melawan Valencia, Levante, dan Real Sociedad. Ia akan kembali dimainkan saat Madrid berjumpa Real Betis pada 20 September 2017.

[ Baca Juga : ” Catatkan Penampilan Gemilang, Pelatih Timnas Italia Junior Sebut Cutrone seperti Belotti ” ]

Namun di tengah sanksi yang dijalani Ronaldo, ia justru mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik Eropa 2016-2017 versi UEFA. Pemain berusia 31 tahun itu berhasil mengungguli dua nominasi lainnya, yakni bintang Barcelona, Lionel Messi dan kiper Juventus, Gianluigi Buffon.

Pemain AC Milan, Andre Silva, mengatakan hukuman yang dialami Ronaldo itu tidak dapat dimengerti dan tidak adil. Ia menyebut rekannya di Timnas Portugal itu dapat menunjukkan prestasi terbaik meski tengah mendapatkan sanksi larangan bermain.

“Satu keputusan wasit yang tidak bisa dimengerti. Meski mendapat hukuman, dia (Ronaldo) berhasil menutup banyak mulut (raih penghargaan pemain terbaik UEFA) yang membicarakan hal buruk tentangnya. Hukuman yang dijalani Ronaldo itu banyak ketidakadilan,” ujar Silva, mengutip dari Link Alternatif SBOBET, Rabu (30/8/2017).