Berita Bola, Soal Gestur Tutup Mulut di Laga Kontra Tottenham, Ini Penjelasan Mourinho

Manchester United sukses memenangi laga krusial kontra Tottenham Hotspur di pekan ke-10 Liga Inggris 2017-2018, Sabtu 28 Oktober 2017 malam WIB. Gol tunggal Anthony Martial di menit 81 memastikan kemenangan tipis 1-0 Setan Merah di Old Trafford.

Dengan kemenangan ini, Man United pun mantap di posisi kedua papan klasemen. Romelu Lukaku dan kolega kini unggul tiga poin atas Tottenham yang bercokol di peringkat tiga.

Meski demikian, Man United masih tertinggal lima poin dari Manchester City yang bertengger di puncak klasemen. Di laga pekan ke-10 kemarin malam, Man City menang 3-2 di kandang West Bromwich Albion.

Well, sosok manajer Man United yang memang tak pernah jauh dari kontroversi, Jose Mourinho, kembali jadi pusat perhatian. Apalagi kalau bukan tingkahnya di Old Trafford, sesaat setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga kontra Tottenham.

[ Baca Juga – Hasil Pertandingan AS Roma vs Bologna: 1-0 ]

Mourinho memang selalu punya cara yang unik untuk membungkam pihak-pihak yang mengkritiknya. Kali ini, manajer berusia 54 tahun itu melakukan sebuah gestur menutup mulut pada kamera televisi yang menyorotnya, seolah menyuruh orang-orang untuk diam. Hal ini dilakukannya sesaat setelah anak asuhnya mengamankan kemenangan 1-0 atas Spurs.

Isyarat ini sendiri diduga ditujukan pada pihak-pihak yang kerap mengkritiknya, setelah Man United hanya bisa main imbang tanpa gol di laga pekan kedelapan kontra Liverpool, dan juga kalah 1-2 dari Huddersfield di pekan kesembilan. Mourinho memang dinilai mendewakan taktik negatif saat jumpa Liverpool, dan dinilai melakukan kesalahan taktikal di laga kontra Huddersfield.

Mourinho sendiri lantas memberikan penjelasan soal tingkah uniknya yang paling anyar ini. “Soal gestur itu, saya pikir beberapa orang terlalu banyak bicara!” ketus Mourinho saat dikonfirmasi, sebagaimana dilansir Link Alternatif Terbaru.

“Anda tahu, tenanglah, santai saja! Coba untuk lebih tenang. Jangan terlalu banyak bicara, bicara, bicara. Anda harus lebih santai. Santai sejenak, jangan terlalu tegang, jangan terlalu bersemangat,” sambungnya.