BERITA BOLA, Strategi Bhayangkara FC Curi Poin di Kandang PSM

Pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy optimistis dapat mencuri poin saat menghadapi PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta Makassar, Seperti dikutip dari LinkAlternatif SBOBET Minggu, 9 Juli 2017.

Simon mengakui PSM Makassar jika bermain di kandang akan sulit untuk dikalahkan. Apalagi dalam enam laga kandang, tim berjuluk Ayam Jantan itu selalu meraih kemenangan.

Oleh karena itu, ia mengimbau kepada anak asuhnya untuk berupaya agar tidak kebobolan dalam laga tersebut. Strategi bertahan dan mengandalkan serangan balik akan diterapkannya.

“Salah satu strategi untuk mendapat poin, kami berusaha menjaga gawang kami tidak kebobolan,” kata Simon dalam keterangan pers di Makassar.

Meski ada sejumlah pemainnya yang absen, namun itu tidak menurunkan target untuk mendapatkan poin dari Makassar. Bagi dia, absennya Evan Dimas dan I Pute Gede yang ikut serta ke Timnas U22 ditambah Otavio Dutra juga belum bisa dimainkan karena cedera, bukan menjadi masalah.

“Pemain yang tidak bisa dimainkan tidak jadi masalah. Ada pemain lain yang siap,” ucapnya.

[ Baca Juga : ” Luka Modric Kecanduan Juara Bersama Real Madrid ”  ]

Mantan pelatih timnas Filipina ini juga menegaskan skuatnya tidak akan terpengaruh oleh tekanan suporter PSM yang dikenal militan mendukung timnya. Hal tersebut, kata Simon, sudah terbiasa bagi anak asuhnya.

“Dukungan suporter lawan tidak ada masalah, kami sudah terbiasa dengan keadaan ini,” katanya.

Ditanya terkait penangguhan aturan pemain U-23, menurut Simon, hal itu tidak berpengaruh banyak pada skuatnya. Sejak awal, Bhayangkara FC merupakan tim yang memadukan pemain muda dan senior.

“Sejak awal tim ini memang merupakan paduan pemain muda dan senior. Jadi, pada setiap pertandingan, saya menurunkan pemain yang siap bukan karena usia,” ungkap Simon.

Sementara itu, penyerang sayap Bhayangkara FC, Ilham Udin Armayn berjanji mencetak gol di Makassar untuk membawa timnya meraih minimal satu poin di Makassar. Tapi Ia tetap berupaya untuk membawa timnya menang.

“Sebagai orang timur saya sudah terbiasa dengan gaya permainan PSM yang berkarakter keras dan cepat. Tidak ada masalah soal itu. Saya optimis bisa cetak gol,” katanya.